Kesadaran Sosial dan Semangat Gotong Royong

Peduli Kabut Asap, GP Ansor dan Banser Sagulung Turun ke Jalan Bagikan Masker dan Air Mineral

Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor bersama Satkoryon Banser Sagulung melancarkan aksi kemanusiaan di titik krusial lalulintas dengan membagikan masker, Ahad (18/10/2026)

​ BATAM--(KIBLATRIAU.COM)--Kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang menyelimuti wilayah sekitar tak hanya mengancam daya pandang, tetapi juga mengintai segera membahayakan kesehatan masyarakat.

Merespons ancaman nyata Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan dehidrasi di jalanan, Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor bersama Satkoryon Banser Sagulung melancarkan aksi kemanusiaan di titik krusial lalulintas.

​Berlokasi strategis di persimpangan Lampu Merah Putri Hijau, sebanyak 10 hingga 15 personel gabungan dari Ansor, Banser, serta dibantu kader Fatayat dan Muslimat NU Kecamatan Sagulung membagikan masker medis dan air mineral gratis kepada para pengguna jalan.  

​Aksi tanggap darurat yang digelar pada Ahad  (18/10/2026) ini murni berlandaskan kesadaran sosial dan semangat gotong royong.

Seluruh logistik bantuan dihimpun dari swadaya internal kader, iuran pengurus, hingga uluran tangan para dermawan dan simpatisan yang memercayakan penyalurannya.  

​Ketua PAC GP Ansor Sagulung, Dhanny menegaskan, bahwa aksi ini merupakan wujud nyata kepedulian organisasi keagamaan dan kemasyarakatan yang tidak boleh berdiam diri saat warga berhadapan dengan krisis kesehatan.  

"Tujuan utama kami adalah wujud kepedulian sosial dan aksi nyata kemanusiaan GP Ansor dan Banser  Sagulung terhadap warga yang terdampak langsung oleh bencana kabut asap karhutla," tegas Dhanny di sela-sela kegiatan. "Kami ingin memastikan kehadiran Ansor-Banser dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat di saat-saat sulit seperti ini," tambahnya.
 
​Ia menjelaskan, pemilihan bantuan berupa masker dan air mineral didasari atas analisis kebutuhan mendesak masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar rumah di tengah kepungan asap. Masker menjadi benteng vital penangkal partikel racun penyebab ISPA, sementara air mineral menjaga kebugaran tubuh serta mencegah dehidrasi pengendara.  
​
​Aksi di jalanan ini bukan sekadar pembagian bantuan logistik garis depan. Lebih dari itu, GP Ansor dan Banser Sagulung menyelipkan seruan keras terhadap akar permasalahan karhutla yang saban tahun terus berulang.  
​Mengusung tema utama "Mari Sama-sama Jaga Lingkungan dan Hutan Kita, Hutan Adalah Sumber Kehidupan", pihak Ansor-Banser mendesak kesadaran kolektif dari seluruh lapisan masyarakat dan aparat untuk menghentikan praktik pembakaran hutan secara liar.  

"Menjaga kelestarian alam adalah bagian dari iman dan tanggung jawab bersama demi masa depan generasi penerus. Kami berharap aksi nyata ini tidak hanya membantu meringankan dampak kesehatan masyarakat di jalan, tetapi juga memantik semangat kepedulian sosial yang lebih luas serta mendorong pencegahan karhutla secara menyeluruh agar musibah asap seperti ini tidak terulang kembali," tuturnya.
 
​Melalui gerak cepat di persimpangan jalan ini, pemuda Ansor dan Banser Sagulung membuktikan bahwa menjaga pertahanan warga dari ancaman bencana tidak cukup hanya dengan wacana, melainkan dengan aksi nyata yang menyasar langsung urat nadi kehidupan masyarakat.
(Tiaminah).

 


Berita Lainnya...

Tulis Komentar